Diperiksa Selama 3 Jam Pulang Sudah Tidak Bernyawa

Seorang pria warga Lingkungan Paindoan,Kelurahan Rantauprapat Kecamatan Rantau Utara meregang nyawa setelah ditangkap Satres Narkoba Polres Labuhanbatu,Sabtu (6/10/2018) dini hari.

Sekira jam 01.30 WIB,keluarga korban menerima kabar duka,Suheri, ayah 4 anak ini meninggal dunia.

Keluarga korban mensinyalir bahwa diduga adanya penganiayaan “Kami mendapat kabar pakcik meninggal.

Ayah saya menerima informasi itu,” ujar Agustina,salah seorang keluaga korban.

Informasi dirangkum menyebutkan korban Suheri alias Eri Lantong (43) bersama rekannya diduga pelaku narkoba ditangkap di sebuah rumah kawasan Paindoan.

Penangkapan tersebut sontak menghebohkan warga setempat.

Menurut warga setempat mengaku korban saat digelandang ke Mapolres Labuhanbatu dalam keadaan sehat.Sebab,warga sempat melihat korban menyantap makanan di sebuah warung sebelum penangkapan.”Dia sebelumnya sehat.

Dia juga sempat makan misop di warungku,”aku seorang warga.

Bahkan, para warga saat menyaksikan penangkapan juga menegaskan ke pihak kepolisian agar tidak berlaku kasar terhadap keduanya.

“Jangan ada yang main pukul,” papar warga ketika itu.

Sebelum dipulangkan kerumah duka,korban sempat dilarikan ke RSUD Rantauprapat.Informasi beredar bahwa korban mengalami kejang-kejang.Namun,dalam perjalanan korban meninggal dunia.

Anehnya,pihak RSUD Rantauprapat kepada Wartawan terkesan tertutup memberikan penjelasan kematian korban.Sebab,pihak Direktur RSUD Rantauprapat tidak menjelaskan kondisi korban ketika sampai ke RSUD milik Pemkab Labuhanbatu itu.

Selain itu,pihak RSUD Rantauprapat juga tidak memberikan hasil visum et repertum (Ver) dengan alasan tidak dilakukan visum. “Keluarga korban tidak meminta dilakukan visum,”kata Doni kepada Wartawan.

Sementara,saat pemandian jasad korban, menjadi perhatian warga yang ingin menyaksikan langsung kondisi tubuh korban dan menemukan kondisi tubuh korban penuh lebam.Pada bahu kiri korban membiru,tengkuk hingga punggung korban memar.Bahkan,leher kiri korban terdapat lebam.

Mirisnya, di kening korban terlihat bekas luka diduga tusukan paku.

Kayak luka tertusuk paku kening korban,” kata warga.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SH SIK maupun Kasat Resnarkoba AKP I Kadek Heri Cahyadi saat dihubungi via pesan singkat WA,Sabtu (6/10/2018) guna meminta penjelasan terkait perihal ini belum dibalas.(Dharma Bakti)

Facebook Comments

Previous Article
Next Article